You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Batungsel

Desa Batungsel

Mohon tunggu sebentar...

Website Resmi

Desa Batungsel

Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan

Provinsi Bali

Loading...
Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. informasi pelayanan mandiri dapat menghubungi Administrator melalui Email : [email protected]
Gembur Tanah Dongkrak Produksi Padi Dengan Teknologi Bugar
Berita Lokal

Gembur Tanah Dongkrak Produksi Padi Dengan Teknologi Bugar

I NYOMAN ARTA GUNAWAN
31 Oktober 2021
302 Kali Views

TABANAN, Di kutip dari situs website Beritabali.com. - Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP-Unwar) memperkenalkan teknologi Bugar Gembur Tanah (BGT) untuk meningkatkan hasil produksi padi. 

Teknologi BGT merupakan penerapan konsep pertanian organik yang terbukti dapat menghasilkan produksi padi yang lebih tinggi dibandingkan dengan pertanian secara anorganik. 
 
Teknologi BGT juga telah diujicobakan di Subak Samsaman yang terletak di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan dalam program Program Kemitraan Masyarakat (PKM). 
“Penerapan Teknologi BGT dapat meningkatkan hasil padi sebesar 22,45% dibandingkan dengan penerapan anorganik dan juga terjadi peningkatan produktivitas lahan dari kondisi tanah padat liat menjadi gembur,” kata Ketua PKM FP-Unwar Ir. Ketut Agung Sudewa, MSi didampingi anggota tim  Ir. Yan Tonga, MSi dan Ir Gede Sutapa MP dalam keteranganya di Denpasar pada Jumat (29/10).
 
Menurut Sudewa, upaya meningkatkan produksi padi dan produktivitas lahan dengan pertanian organik sangat diharapkan oleh Petani. Kegiatan pertanian organik juga merupakan salah satu upaya mewujudkan kawasan subak organik dan hal ini juga sejalan dengan program dari Provinsi Bali yang akan mengeluarkan Perda Sistim Pertanian Organik. 
Ia menambahkan kegiatan pertanian anorganik selama ini telah menyebabkan kondisi tanah menjadi liah dengan pH yang asam. Penggunaan pestisida yang berlebihi selama ini juga telah membunuh mikroorganisme pengurai yang ada di dalam tanah yang menyebabkan tanah menjadi padat dan pH nya sangat rendah.
 
 
 

Tinggalkan Komentar

Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin

CAPTCHA

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 350.236.369,50 Rp 1.564.735.000,00
22.38%
Belanja
Rp 296.326.424,00 Rp 1.796.538.694,00
16.49%
Pembiayaan
Rp 307.823.694,00 Rp 235.823.694,00
130.53%

APBD 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 213.686.400,00 Rp 356.114.000,00
60.01%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 359.349.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 133.800.000,00 Rp 535.472.000,00
24.99%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 131.400.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 131.400.000,00
0%
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga
Rp 0,00 Rp 21.500.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 1.374.984,75 Rp 4.000.000,00
34.37%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 1.374.984,75 Rp 25.500.000,00
5.39%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 228.358.924,00 Rp 1.094.603.000,00
20.86%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 61.967.500,00 Rp 363.831.500,00
17.03%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 185.837.000,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 112.233.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 6.000.000,00 Rp 40.034.194,00
14.99%