Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Vaksin PMK Distan Ajukan Tambahan

I NYOMAN ARTA GUNAWAN 01 Agustus 2022 Dibaca 391 Kali
Vaksin PMK Distan Ajukan Tambahan

Distan Ajukan Tambahan Vaksin PMK
Perlu Sekitar 2.000-3.000 Vaksin

TABANAN, Dikutip dari NusaBali - Dinas Pertanian Tabanan berencana ajukan tambahan vaksin pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Vaksin tambahan yang diperlukan Tabanan kurang lebih 2.000 sampai 3.000 vaksin dari total populasi sapi mencapai 39.000 lebih. Vaksin terus dilakukan pasca Tabanan sudah terpapar virus PMK pasca sebelumnya zona hijau.
 
Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Made Subagia menegaskan, pengajuan tambahan vaksin ini tentu sebagai upaya memperluas jangkauan vaksinasi mencegah penyebaran virus PMK. Sebab total vaksin yang sudah didapatkan mencapai 7.000 dosis ini dinilai belum cukup. "Kita ada populasi sapi 39 ribu lebih, jadi belum cukup," katanya, Kamis (28/7).

Menurutnya mengacu dari populasi sapi itu, diperlukan sekitar 2.000-3.000 dosis vaksin lagi. Nantinya jumlah vaksin ini akan dipergunakan melakukan vaksinasi di radius 3 sampai 10 kilometer dari kasus ditemukan. Serta digunakan untuk melakukan vaksinasi sapi di daerah perbatasan. "Cara ini dilakukan untuk mencegah agar tak sampai virus menyebar, sementara yang ada di jalur tengah vaksinasi dilakukan belakangan," tegasnya.

Kendatipun virus sudah ada di Tabanan, Subagia meminta kepada peternak untuk tidak panik. Intinya peternak menjaga dan meningkatkan kebersihan kandang. "Kita sudah imbau juga kepada perangkat desa dan kecamatan sama-sama mengedukasi peternak dan mengimbau untuk tidak panik," tandas Mantan Kadis DLH ini.

Seperti diketahui di Tabanan sudah ada 3 ekor sapi yang positif PMK yang sebelumnya dinyatakan zona hijau. Sapi ini milik peternak di Banjar Demung, Desa/Kecamatan Kediri Tabanan. Sapi yang positif belum sempat divaksin. Penanganan sapi yang positif sudah dilakukan pemotongan bersyarat. Dan petani akan mendapat santunan dari pemerintah pusat sebesar Rp 10 juta per ekor. 
 
 
 
 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

38.2% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.582.427.388,00 Rp 1.369.143.129,69
Pendapatan 49.35%
Realisasi: Rp 764.993.011,69 Anggaran: Rp 1.550.065.000,00
Belanja 16.49%
Realisasi: Rp 296.326.424,00 Anggaran: Rp 1.796.538.694,00
Pembiayaan 130.53%
Realisasi: Rp 307.823.694,00 Anggaran: Rp 235.823.694,00
49.4% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.550.065.000,00 Rp 764.993.011,69
Dana Desa 99.99%
Realisasi: Rp 356.114.000,00 Anggaran: Rp 356.144.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 68.491.000,00 Anggaran: Rp 359.349.000,00
Alokasi Dana Desa 49.97%
Realisasi: Rp 267.600.000,00 Anggaran: Rp 535.472.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 10.73%
Realisasi: Rp 14.100.000,00 Anggaran: Rp 131.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 39.45%
Realisasi: Rp 56.100.000,00 Anggaran: Rp 142.200.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 21.500.000,00
Bunga Bank 64.7%
Realisasi: Rp 2.588.011,69 Anggaran: Rp 4.000.000,00
16.5% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.796.538.694,00 Rp 296.326.424,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 20.86%
Realisasi: Rp 228.358.924,00 Anggaran: Rp 1.094.603.000,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 17.03%
Realisasi: Rp 61.967.500,00 Anggaran: Rp 363.831.500,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 185.837.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 112.233.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 14.99%
Realisasi: Rp 6.000.000,00 Anggaran: Rp 40.034.194,00