Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

2.670 Penerima Bansos BBM, Baru Cair 264

I NYOMAN ARTA GUNAWAN 15 November 2022 Dibaca 310 Kali
2.670 Penerima Bansos BBM, Baru Cair 264

TABANAN, Dikutip dari NusaBali - Penerima bantuan sosial (bansos) pasca kenaikan BBM sudah proses pencairan.

Dari 2.670 calon penerima sudah tersalurkan kepada 264 orang. Sisanya masih dalam proses pencairan melengkapi administrasi. Ditarget bantuan  tersebut tuntas akhir Desember 2022.
 
Sesuai data dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) rinciannya, calon penerima diantaranya dari nelayan sebanyak 929 orang,  sopir angkot 220 orang, dan kalangan usaha kecil sebesar 1.521 orang. Penerima akan memperoleh bansos tersebut Rp 300.000 per orang.

Kepala Bakeuda Tabanan Anak Agung Ngurah Trisna Dalem mengatakan, penerima yang memperoleh bansos BBM sudah di tahap pencairan. Terbaru 264 orang telah menerima. "Sisanya belum, masih bertahap. Karena masih melengkapi administrasi di masing-masing OPD. Kita di Bakeuda tinggal mencairkan," jelas AAN Trisna Dalem, Senin (14/11).

Dari 264 penerima ini kebanyakan baru terealisasi bagi nelayan dan sopir angkot. Sementara dari kalangan UMKM masih perbaikan berkas. "Dalam proses verifikasi ada berkas yang belum lengkap sehingga kami kembalikan. Jadi masih dalam perbaikan," katanya.

Meskipun demikian dia berharap bantuan ini segera tuntas dalam realisasi karena ditarget harus selesai Desember 2022. "Kita ditarget tuntas sampai Desember, Mudah-mudahan segera tuntas," terang Trisna Dalem.

Seperti diketahui usulan bantuan ini diberikan seiring dengan alokasikan DTU (Dana Transfer Umum)  sebesar Rp 3,9 miliar, 2 persennya dialokasikan untuk memberikan bansos bagi sektor yang terimbas BBM. 
 
 
 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

68.2% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.896.934.561,54 Rp 2.657.127.920,29
Pendapatan 77.69%
Realisasi: Rp 1.290.457.899,29 Anggaran: Rp 1.661.101.000,00
Belanja 58.04%
Realisasi: Rp 1.130.846.327,00 Anggaran: Rp 1.948.467.280,77
Pembiayaan 82.06%
Realisasi: Rp 235.823.694,00 Anggaran: Rp 287.366.280,77
77.7% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.661.101.000,00 Rp 1.290.457.899,29
Dana Desa 99.99%
Realisasi: Rp 356.114.000,00 Anggaran: Rp 356.144.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 70.09%
Realisasi: Rp 251.862.000,00 Anggaran: Rp 359.349.000,00
Alokasi Dana Desa 83.29%
Realisasi: Rp 446.000.000,00 Anggaran: Rp 535.472.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 89.27%
Realisasi: Rp 117.300.000,00 Anggaran: Rp 131.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 80.27%
Realisasi: Rp 114.150.000,00 Anggaran: Rp 142.200.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 21.500.000,00
Bunga Bank 77.41%
Realisasi: Rp 5.031.899,29 Anggaran: Rp 6.500.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 108.536.000,00
58% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.948.467.280,77 Rp 1.130.846.327,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 61.38%
Realisasi: Rp 747.902.327,00 Anggaran: Rp 1.218.537.586,77
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 56.81%
Realisasi: Rp 224.419.500,00 Anggaran: Rp 395.051.500,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 63.7%
Realisasi: Rp 121.174.500,00 Anggaran: Rp 190.237.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 18.44%
Realisasi: Rp 22.350.000,00 Anggaran: Rp 121.233.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 64.08%
Realisasi: Rp 15.000.000,00 Anggaran: Rp 23.408.194,00