Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

51.484 Orang Masuk Bali, Puncak Arus Balik

I NYOMAN ARTA GUNAWAN 02 Mei 2023 Dibaca 507 Kali
51.484 Orang Masuk Bali, Puncak Arus Balik

NEGARA, Diktip dari NusaBali - Arus masuk Bali dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk kembali melonjak dalam akhir pekan pasca Lebaran tahun 2023 ini.

Pada H+7 Lebaran per Minggu (30/4) pagi hingga Senin (1/5) pagi, tercatat sebanyak 51.484 orang penumpang dengan total 16.050 kendaraan yang menyeberang ke Gilimanuk.
 
Sesuai catatan ASDP, jumlah penumpang masuk Bali pada H+7 Lebaran itu, tercatat paling tinggi dibanding data harian dalam beberapa hari sebelumnya. 
 
Sebelumnya, jumlah penumpang tertinggi dalam masa arus balik Lebaran tahun ini, sempat terjadi pada H+2 Lebaran, Selasa (25/4). Di mana pada H+2 yang juga bertepatan dengan hari terakhir masa cuti bersama itu, jumlah penumpang masuk Bali mencapai sebanyak 45.407 orang dengan total 12.435 unit kendaraan. 
 
Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk Djumadi mengatakan, sesuai prediksi sebelumnya, ada dua kemungkian masa puncak arus balik Lebaran. Pertama, adalah pada hari terakhir cuti bersama. Kedua, adalah memasuki akhir pekan yang juga berselang sepakan pasca Lebaran tahun ini. "Dari perbandingan dengan hari terkahir cuti bersama, masih lebih tinggi yang akhir pekan kemarin," ujar Djumadi.
 
Dalam menghadapi lonjakan arus balik pada H+7 Lebaran itu, kata Djumadi, diberlakukan layanan penyeberangan dengan pola sangat padat. Selain mengoperasikan 32 kapal, juga diberlakukan percepatan port time atau waktu bongkar muat kapal. "Syukurnya cuaca masih mendukung. Cuma dua hari lalu (Sabtu) sempat ditutup karena cuaca buruk," ujar Djumadi.
 
Sementara memasuki Senin kemarin, Djumadi mengaku situasi arus balik Lebaran terpantau masih cukup ramai. Namun jumlahnya diperkirakan tidak seramai saat Minggu atau sehari sebelumnya. "Sekarang juga masih ramai lancar. Tetapi kalau punckanya (arus balik Lebaran) diperkirakan sudah Minggu kemarin," terang Djumadi. 
 
 
 
 
 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

38.2% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.582.427.388,00 Rp 1.369.143.129,69
Pendapatan 49.35%
Realisasi: Rp 764.993.011,69 Anggaran: Rp 1.550.065.000,00
Belanja 16.49%
Realisasi: Rp 296.326.424,00 Anggaran: Rp 1.796.538.694,00
Pembiayaan 130.53%
Realisasi: Rp 307.823.694,00 Anggaran: Rp 235.823.694,00
49.4% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.550.065.000,00 Rp 764.993.011,69
Dana Desa 99.99%
Realisasi: Rp 356.114.000,00 Anggaran: Rp 356.144.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 68.491.000,00 Anggaran: Rp 359.349.000,00
Alokasi Dana Desa 49.97%
Realisasi: Rp 267.600.000,00 Anggaran: Rp 535.472.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 10.73%
Realisasi: Rp 14.100.000,00 Anggaran: Rp 131.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 39.45%
Realisasi: Rp 56.100.000,00 Anggaran: Rp 142.200.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 21.500.000,00
Bunga Bank 64.7%
Realisasi: Rp 2.588.011,69 Anggaran: Rp 4.000.000,00
16.5% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.796.538.694,00 Rp 296.326.424,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 20.86%
Realisasi: Rp 228.358.924,00 Anggaran: Rp 1.094.603.000,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 17.03%
Realisasi: Rp 61.967.500,00 Anggaran: Rp 363.831.500,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 185.837.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 112.233.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 14.99%
Realisasi: Rp 6.000.000,00 Anggaran: Rp 40.034.194,00