Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Diusulkan Rp 73 M Penyertaan Modal ke PDAM Tabanan

I NYOMAN ARTA GUNAWAN 06 September 2023 Dibaca 369 Kali
Diusulkan Rp 73 M Penyertaan Modal ke PDAM Tabanan

Dewan Tabanan juga mempertanyakan skema penyertaan modal dalam berbagai jangka waktu, terutama yang berdampak pada kinerja PDAM selama ini.

TABANAN, Dikutip dari NusaBali - Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Tabanan membahas empat rancangan peraturan daerah (ranperda) di gedung dewan setempat, Selasa (5/9). Salah satunya Ranperda penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana Tabanan. Dalam pembahasan ini penyertaan modal diusulkan Rp 73 miliar.

Penyertaan modal sebesar Rp 73 miliar mendapat sorotan dari Ketua Fraksi PDIP I Nyoman Arnawa. Dalam kesempatan itu dia meminta penjelasan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Tabanan mengenai peningkatan penyertaan modal kepada PDAM Tabanan, terutama yang berbentuk barang.

Bahkan dewan juga mempertanyakan skema penyertaan modal dalam berbagai jangka waktu, terutama yang berdampak pada kinerja perusahaan selama ini.

“Kami ingin tahu jenis barang yang disertakan, mengingat Pemerintah Kabupaten Tabanan sebelumnya sudah menyuntikkan modal sebesar Rp 17 miliar kepada PDAM Tabanan,” ujar Arnawa.

Sementara itu, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, menekankan bahwa investasi ini harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih. “Kami berharap investasi ini akan membawa perbaikan kinerja PDAM Tabanan dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” tambahnya.

Terkait hal itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menjelaskan penyertaan modal ke Perumda Tirta Amertha Buana Tabanan ini adalah nilai aset. “Penyertaan modal ini diberikan kepada PDAM, kemudian dihibahkan lagi,” tegasnya.
 
 
 
 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

38.2% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.582.427.388,00 Rp 1.369.143.129,69
Pendapatan 49.35%
Realisasi: Rp 764.993.011,69 Anggaran: Rp 1.550.065.000,00
Belanja 16.49%
Realisasi: Rp 296.326.424,00 Anggaran: Rp 1.796.538.694,00
Pembiayaan 130.53%
Realisasi: Rp 307.823.694,00 Anggaran: Rp 235.823.694,00
49.4% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.550.065.000,00 Rp 764.993.011,69
Dana Desa 99.99%
Realisasi: Rp 356.114.000,00 Anggaran: Rp 356.144.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 68.491.000,00 Anggaran: Rp 359.349.000,00
Alokasi Dana Desa 49.97%
Realisasi: Rp 267.600.000,00 Anggaran: Rp 535.472.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 10.73%
Realisasi: Rp 14.100.000,00 Anggaran: Rp 131.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 39.45%
Realisasi: Rp 56.100.000,00 Anggaran: Rp 142.200.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 21.500.000,00
Bunga Bank 64.7%
Realisasi: Rp 2.588.011,69 Anggaran: Rp 4.000.000,00
16.5% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.796.538.694,00 Rp 296.326.424,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 20.86%
Realisasi: Rp 228.358.924,00 Anggaran: Rp 1.094.603.000,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 17.03%
Realisasi: Rp 61.967.500,00 Anggaran: Rp 363.831.500,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 185.837.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 112.233.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 14.99%
Realisasi: Rp 6.000.000,00 Anggaran: Rp 40.034.194,00