Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Ditarget Tanam Pangan 5.808 Ha Tabanan

I NYOMAN ARTA GUNAWAN 23 November 2023 Dibaca 285 Kali
Ditarget Tanam Pangan 5.808 Ha Tabanan

Kabupaten Tabanan telah melampaui target karena penanaman padi, jagung, kedelai sudah tembus 8.000 hektare di 296 subak yang tersebar di 10 kecamatan.

TABANAN, Dikutip dari NusaBali - Selama periode El Nino, Kabupaten Tabanan ditarget menanam pajale (padi, jagung, dan kedelai) seluas 5.808 hektare. Target yang diberikan pusat itu bagian dari ikut mencukupi kebutuhan pangan di Bali. 
 
Dari target itu, Kabupaten Tabanan telah melampaui target karena penanaman pajale sudah tembus di angka 8.000 hektare di 296 subak yang tersebar di 10 kecamatan. 
 
Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Made Subagia mengatakan target yang diberikan untuk Tabanan sudah dilampaui. Saat ini petani yang menanam pajale lebih dari 8.000 hektare. “Itu tersebar di 296 subak se–Kabupaten Tabanan,” ujarnya, Selasa (21/11). 
 
Disebutkannya, Tabanan bisa melampaui target karena sejumlah faktor. Salah satunya sebagian petani di Tabanan masih aktif menanam pajale. “Artinya bila mereka tidak bisa menanam padi, masih bisa menanam jagung dan kedelai seperti di kawasan Tabanan bagian barat,” kata Subagia. 
 
Capaian target ini bisa membantu kebutuhan pangan untuk Bali dan Tabanan pada khususnya. “Kalau target secara keseluruhan untuk Bali diberikan oleh pusat mencapai 22.000 hektare. Dan kita Tabanan kebetulan bisa melampaui target,” imbuh Subagia.
 
Dan pada prinsipnya, tegas dia, program ini untuk mempertahankan produksi beras dan jagung seusai El Nino atau menjelang La Nina. “Intinya lagi menjamin kecukupan pangan secara nasional,” kata mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan ini. 
 
 
 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

38.2% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.582.427.388,00 Rp 1.369.143.129,69
Pendapatan 49.35%
Realisasi: Rp 764.993.011,69 Anggaran: Rp 1.550.065.000,00
Belanja 16.49%
Realisasi: Rp 296.326.424,00 Anggaran: Rp 1.796.538.694,00
Pembiayaan 130.53%
Realisasi: Rp 307.823.694,00 Anggaran: Rp 235.823.694,00
49.4% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.550.065.000,00 Rp 764.993.011,69
Dana Desa 99.99%
Realisasi: Rp 356.114.000,00 Anggaran: Rp 356.144.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 68.491.000,00 Anggaran: Rp 359.349.000,00
Alokasi Dana Desa 49.97%
Realisasi: Rp 267.600.000,00 Anggaran: Rp 535.472.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 10.73%
Realisasi: Rp 14.100.000,00 Anggaran: Rp 131.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 39.45%
Realisasi: Rp 56.100.000,00 Anggaran: Rp 142.200.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 21.500.000,00
Bunga Bank 64.7%
Realisasi: Rp 2.588.011,69 Anggaran: Rp 4.000.000,00
16.5% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.796.538.694,00 Rp 296.326.424,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 20.86%
Realisasi: Rp 228.358.924,00 Anggaran: Rp 1.094.603.000,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 17.03%
Realisasi: Rp 61.967.500,00 Anggaran: Rp 363.831.500,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 185.837.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 112.233.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 14.99%
Realisasi: Rp 6.000.000,00 Anggaran: Rp 40.034.194,00