rss_feed

Desa Batungsel

Jl. Raya Antosari - Pupuan
Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan Provinsi Bali
Kode Pos 82163

call 036271139| mail_outline info@batungsel.desa.id

  • I WAYAN ARDIJAYA

    Perbekel Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • I MADE NABA

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • KETUT WILIYANTORO

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • I NYOMAN SUYASA

    Kasi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • BUDI RAHAYU

    Kasi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • NI WAYAN NURYATI

    Kaur Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • NI MADE RINAWATI

    Kaur Tata Usaha dan Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • I GEDE EKA PERMANA PUTRA

    Kaur Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • I WAYAN SURYANA

    Kawil Pempatan

    Belum Rekam Kehadiran
  • I MADE KARYAWAN

    Kawil Batungsel Kaja

    Belum Rekam Kehadiran
  • NI WAYAN KELIASIH

    Kawil Batungsel Kelod

    Belum Rekam Kehadiran
  • I NYOMAN SUTARA

    Staff Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • NI LUH GEDE EVA INDRAYANTI

    Staff Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • I NYOMAN ARTA GUNAWAN

    Operator Website Desa

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. informasi pelayanan mandiri dapat menghubungi Administrator melalui Email : info@batungsel.desa.id -- selengkapnya...
fingerprint
Shortcut Bajera-Antosari Rampung, Oktober Bisa Dilalui

15 Sep 2022 10:30:18 25 Kali

TABANAN - Jembatan shortcut di jalur utama Denpasar-Gilimanuk yang menghubungkan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg dengan Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan kini sudah rampung.

Jika tak ada halangan Oktober 2022 nanti jembatan shortcut yang melintasi Sungai (Tukad) Yeh Otan ini sudah bisa dilalui kendaraan. Kini prosesnya tinggal perbaikan aspal dan menunggu uji beban dan uji coba laik fungsi.
 
Kepala Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satker Jalan Nasional Provinsi Bali, Anak Agung Yoni Sathia Puspadewi mengatakan secara garis besar proyek sudah rampung. Namun masih menunggu tim uji beban. "Kita masih menunggu tim uji beban, kalau sudah lulus baru mengajukan untuk dilakukan uji laik fungsi," jelasnya, Senin (12/9).

Kata dia, pengujian ini bisa memerlukan waktu sebulan, terutama uji laik fungsi yang akan dilakukan Polda Bali dan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali. Dalam proses uji laik fungsi ini akan dicek kelengkapan rambu, markas as jalan dan lainnya. "Jadi lumayan prosesnya, karena jika ada permasalahan dalam uji laik fungsi ini akan diperbaiki lagi. Kira-kira ada sebulan prosesnya," beber Yoni Sathia Puspadewi.

Kendatipun demikian, secara garis besar proyek shortcut penghubung dua desa ini sudah rampung. Tinggal perbaikan aspal saja yang belum sesuai level itu dibongkar. "Kalau proses pengerjaan bangunan utamanya sudah selesai. Untuk bisa digunakan secara keseluruhan Oktober sudah bisa," tandasnya.

Pantauan NusaBali di lokasi, jembatan shortcut ini memang sudah rampung. Saat ini aktivitas pekerja hanya pada finishing, seperti pengaspalan terutama di bagian timur (Desa Bajera). Sementara di kawasan Desa Antosari pengaspalan sudah dilakukan. Jalan di Pertigaan Antosari juga sudah dilebarkan. Sementara sejumlah pekerja terlihat melakukan finishing dengan membuat ornament ukiran Bali di pembatas kanan dan kiri badan jembatan. Lokasi jembatan shortcut masih ditutup.

Seperti diketahui pembangunan jembatan shortcut ini dimulai dengan pemasangan tiang pancang pada Agustus 2021 lalu dengan anggaran senilai Rp 59 miliar berasal dari APBN. Shortcut penghubung 2 desa ini memiliki panjang mencapai 600 meter dengan lebar 11 meter kemudian lebar struktur bawah 16 meter. Selama proses pengerjaan bangunan tersebut memang dijumpai sejumlah kendala. Seperti para pekerja diharuskan mengikuti vaksinasi Covid-19 serta kendala kontur kawasan pengerjaan shortcut yang berbatu.

Titik shortcut dibangun mulai dari sebelah barat masjid Miskatul Huda di Desa Bajera (sisi timur) hingga pertigaan Desa Antosari (di sisi barat). Shortcut dibangun untuk memutus jalan berliku di antara dua desa bertetangga beda kecamatan ini. Sebab selama ini jalur tengkorak dua desa ini kondisinya berbelok-belok dan kerap menimbulkan truk mogok hingga menyebabkan kecelakaan lalulintas.

Lahan yang dibebaskan untuk pembangunan shortcut jalur Desa Bajera-Desa Antosari ini mencapai 7.611 meter persegi. Rinciannya seluas 4.892 meter persegi di wilayah Desa Bajera dan 2.719 meter persegi di wilayah Desa Antosari.

Lahan tersebut milik 12 warga di dua desa bertetangga, yakni 4 orang warga di Desa Bajera dan 8 orang warga di Desa Antosari. Adapun lahan yang terimbas sepanjang 600 meter untuk pembangunan shortcut adalah lahan perkebunan, toko, lahan kosong, hingga merajan.

Shortcut Bajera-Antosari ini adalah pembangunan shortcut ke empat di Tabanan. Sebelumnya sudah dibangun shortcut di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan. Kedua shortcut Yeh Hoo menghubungkan Desa Meliling (Kecamatan Kerambitan) dengan Desa Bantas (Kecamatan Selemadeg Timur) dan ketiga adalah shortcut di Desa Megati (Kecamatan Selemadeg Timur). 
 
 
 
 
- Tabanan, Pupuan -
chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

folder Arsip Artikel


reorder Peta Desa

account_circle Aparatur Desa

insert_photo Album Galeri

message Komentar Terkini

  • person Ketut Wiliyantoro

    date_range 23 Juni 2022 03:45:06

    Yth Bapak Samuji, untuk mengurus KIA khusus Daerah [...]
  • person Samuji

    date_range 21 Juni 2022 02:04:20

    Ingin urus kia gmn caranya [...]

contacts Info Media Sosial

Alamat : Jl. Raya Antosari - Pupuan
Desa : Batungsel
Kecamatan : Pupuan
Kabupaten : Tabanan
Kodepos : 82163
Telepon : 036271139
Email : info@batungsel.desa.id

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:170
Kemarin:91
Total Pengunjung:92.775
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.229.117.149
Browser:Tidak ditemukan
TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2022 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 1,537,743,983 | Rp. 1,891,481,000
81.3 %
BELANJA
Rp. 1,338,735,715 | Rp. 1,994,825,000
67.11 %
PEMBIAYAAN
Rp. 103,344,000 | Rp. 103,344,000
100 %
insert_chart
APBDes 2022 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Dana Desa
Rp. 899,623,000 | Rp. 1,002,223,000
89.76 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 58,797,000 | Rp. 137,374,000
42.8 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 420,282,000 | Rp. 560,384,000
75 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 63,500,000 | Rp. 68,000,000
93.38 %
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp. 78,750,000 | Rp. 105,000,000
75 %
Penerimaan dari Hasil Kerjasama dengan Pihak Ketiga
Rp. 1,311,000 | Rp. 500,000
262.2 %
Hibah dan Sumbangan dari Pihak Ketiga
Rp. 11,500,000 | Rp. 12,000,000
95.83 %
Bunga Bank
Rp. 3,980,983 | Rp. 6,000,000
66.35 %
insert_chart
APBDes 2022 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 578,230,015 | Rp. 856,003,000
67.55 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 281,015,700 | Rp. 426,222,000
65.93 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 41,914,500 | Rp. 77,639,000
53.99 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 129,775,500 | Rp. 222,500,000
58.33 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 307,800,000 | Rp. 412,461,000
74.63 %