rss_feed

Desa Batungsel

Jl. Raya Antosari - Pupuan
Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan Provinsi Bali
Kode Pos 82163

call 036271139| mail_outline info@batungsel.desa.id

  • I WAYAN ARDIJAYA

    Perbekel Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • I MADE NABA

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • KETUT WILIYANTORO

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • I NYOMAN SUYASA

    Kasi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • BUDI RAHAYU

    Kasi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • NI WAYAN NURYATI

    Kaur Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • NI MADE RINAWATI

    Kaur Tata Usaha dan Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • I GEDE EKA PERMANA PUTRA

    Kaur Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • I WAYAN SURYANA

    Kawil Pempatan

    Belum Rekam Kehadiran
  • I MADE KARYAWAN

    Kawil Batungsel Kaja

    Belum Rekam Kehadiran
  • NI WAYAN KELIASIH

    Kawil Batungsel Kelod

    Belum Rekam Kehadiran
  • I NYOMAN SUTARA

    Staff Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • NI LUH GEDE EVA INDRAYANTI

    Staff Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • I NYOMAN ARTA GUNAWAN

    Operator Website Desa

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. informasi pelayanan mandiri dapat menghubungi Administrator melalui Email : info@batungsel.desa.id -- selengkapnya...
fingerprint
Angka Inflasi di Bali Masuk 10 Tertinggi Se-Indonesia, Pemprov Adakan Operasi Pasar

19 Sep 2022 10:40:29 30 Kali

DENPASAR, 19/09/2022 Dikutip dari TRIBUN BALI.COM - Bali merupakan salah satu provinsi yang masuk dalam daftar 10 Provinsi dengan angka inflasi yang cukup tinggi yakni 6,4 persen.

Mengenai hal tersebut Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan disatu sisi inflasi terdapat sisi positif untuk petani namun jika terlalu tinggi juga tidak baik karena itu harus dibuat ekuilibriumnya.

“Keseimbangan antara dengan daya beli masyarakat supaya tetap terjangkau.

Jadi itu sekarang sedang diatur sudah ada rapat koordinasi yang dipimpin Bapak Presiden. Jadi untuk di Provinsi saya serahkan kepada Pak Sekda untuk mengendalikan. Kabupaten atau Kota Se-Bali sudah dilakukan rapat untuk mengendalikan inflasi,” jelasnya ketika ditemui pada, Jumat 16 September 2022 lalu.

Koster juga mengatakan untuk pertama kalinya angka inflasi Bali diatas Nasional. Namun disisi lain, petani diuntungkan karena harga menjadi tinggi. Hanya saja harga tidak boleh terlalu tinggi sekarang akan dikendalikan dalam waktu dekat dan akan dilakukan program operasi pasar.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan Gubernur Bali sudah mengundang semua Bupati/Walikota untuk berperan berkontribusi mengendalikan inflasi di Bali. Penyebab inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga dari beberapa komoditas.

“Tentunya komoditas ini kita bagi dua, ada komoditas yang harganya bukan oleh pemerintah contoh BBM kan Gubernur kan nggak bisa mengendalikan, yang kedua ada yang dikendalikan oleh pihak luar seperti harga tiket pesawat kan tidak bisa kita kendalikan. nah terhadap itu Pak Gubernur sudah melakukan kepada Menteri Perhubungan supaya harga tiket ke Bali itu bisa ditekan,” kata, Dewa.

Yang dapat dipengaruhi oleh pemerintah adalah komoditas-komoditas pangan, terdapat tujuh komoditas seperti misalnya cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, telur, beras dan daging ayam. Dan saat ini seluruh Bupati/Walikota sudah diperintahkan Gubernur untuk mengecek kembali produksinya.

“Jika ada penurunan produksi, Pak Gubernur sudah menginstruksikan supaya Bupati Walikota yang daerahnya merupakan wilayah produsen agar berupaya meningkatkan produksinya. Dengan jalan apa? satu dengan cara memperluas area cocok tanam yang kedua memberikan bantuan bibit yang ketiga bantuan teknologi dan lain-lain itu sudah disambut oleh para bupati,” imbuhnya.

Lalu yang kedua harus diperhatikan juga distribusinya, apakah terdapat gangguan distribusi atau tidak kalau ada agar diatasi supaya distribusi lancar karena kenaikan harga tidak semata-mata disebabkan karena kurang produksi tapi karena juga ada gangguan distribusi. Khusus untuk mengendalikan harga-harga ini supaya petani yang merupakan produsen itu tidak diminta menurunkan harga, karena ini mereka menikmati keuntungan, maka yang dilakukan sesuai dengan arahan Gubernur adalah membantu transportasinya.

“Misalnya bawang dari Kintamani mau dibawa ke mana harga bawang di tingkat petani tetap sesuai dengan harga pasar tapi untuk pengangkutannya ke pasar itu yang harus dibantu sehingga dengan demikian kenaikan harga yang di pasar. Beneran itu tidak menghitung biaya transportasi sehingga bisa menekan harga,” tandasnya.

Bali merupakan wilayah yang dijadikan sampel dalam survei pasar untuk inflasi pada dua Kabupaten yakni Buleleng dan kota Denpasar.

Pemerintah Provinsi Bali juga sudah menganggarkan biaya subsidi untuk transportasi pengangkutan komoditas-komoditas ini yang disalurkan melalui perusahaan daerah yang ditunjuk melalui Bupati/Walikota, mudah-mudahan nanti angkanya bisa kita dapatkan segera.

“Yang kedua diperintahkan melaksanakan operasi pasar murah ini beberapa sudah berjalan dan akan terus berjalan ada yang dari profesi ada Pemerintah Kabupaten. Sesuai dengan arahan pemerintah pusat bahwa daerah harus mengalokasikan anggaran untuk menekan inflasi sebesar 2 persen dari sisa dana transfer umum sudah kita lakukan jadi profesi Bali sudah menganggarkan dan menggeser anggarannya dan mengalokasikan anggaran untuk kegiatan yang diarahkan oleh pemerintah pusat lewat Menteri Keuangan seperti tadi transportasi batuan sosial latihan kerja untuk penciptaan lapangan kerja dan sudah kita anggarkan,” tandasnya.

Ia juga menjelaskan dua persen ini adalah sisa untuk 3 bulan ke depan karena yang lalu kan sudah yang cair. Untuk membeli dua persen dari dana transfer umum yang tersisa itu nilainya sekitar Rp. 8,3 miliar namun Bali sudah mengalokasikan lebih sekitar Rp. 8,9 miliar.

“Ini adalah perintah sampai akhir tahun ini Jadi kita diharapkan diminta oleh pemerintah pusat agar sampai akhir tahun ini inflasi di Bali bisa di bawah rata- rata nasional. Nasional kan 5 sementara kita masih 6. Akhir tahun ya harus dibawa 5,” tutupnya.

 

 

 

Sumber:https://bali.tribunnews.com/2022/09/18/angka-inflasi-di-bali-masuk-10-tertinggi-se-indonesia-pemprov-adakan-operasi-pasar?page=all

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

folder Arsip Artikel


reorder Peta Desa

account_circle Aparatur Desa

insert_photo Album Galeri

message Komentar Terkini

  • person Ketut Wiliyantoro

    date_range 23 Juni 2022 03:45:06

    Yth Bapak Samuji, untuk mengurus KIA khusus Daerah [...]
  • person Samuji

    date_range 21 Juni 2022 02:04:20

    Ingin urus kia gmn caranya [...]

contacts Info Media Sosial

Alamat : Jl. Raya Antosari - Pupuan
Desa : Batungsel
Kecamatan : Pupuan
Kabupaten : Tabanan
Kodepos : 82163
Telepon : 036271139
Email : info@batungsel.desa.id

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:182
Kemarin:91
Total Pengunjung:92.787
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.229.117.149
Browser:Tidak ditemukan
TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2022 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 1,537,743,983 | Rp. 1,891,481,000
81.3 %
BELANJA
Rp. 1,338,735,715 | Rp. 1,994,825,000
67.11 %
PEMBIAYAAN
Rp. 103,344,000 | Rp. 103,344,000
100 %
insert_chart
APBDes 2022 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Dana Desa
Rp. 899,623,000 | Rp. 1,002,223,000
89.76 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 58,797,000 | Rp. 137,374,000
42.8 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 420,282,000 | Rp. 560,384,000
75 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 63,500,000 | Rp. 68,000,000
93.38 %
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp. 78,750,000 | Rp. 105,000,000
75 %
Penerimaan dari Hasil Kerjasama dengan Pihak Ketiga
Rp. 1,311,000 | Rp. 500,000
262.2 %
Hibah dan Sumbangan dari Pihak Ketiga
Rp. 11,500,000 | Rp. 12,000,000
95.83 %
Bunga Bank
Rp. 3,980,983 | Rp. 6,000,000
66.35 %
insert_chart
APBDes 2022 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 578,230,015 | Rp. 856,003,000
67.55 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 281,015,700 | Rp. 426,222,000
65.93 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 41,914,500 | Rp. 77,639,000
53.99 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 129,775,500 | Rp. 222,500,000
58.33 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 307,800,000 | Rp. 412,461,000
74.63 %